Wednesday, July 29, 2020

OSLER (Objective Structured Long Examination Record)


UJIAN OSLER

Disampaikan oleh :

dr. Suzanna Ndraha, SpPD, KGEH, FINASIM


Diringkas oleh :


Mutiara Nur Adinda, S.Ked



        Evaluasi hasil belajar perlu disusun dengan baik, berkelanjutan, dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menampilkan kemampuan profesional yang optimal, sehingga kompetensi yang harus dicapai setiap tahap atau tingkat dapat terpenuhi.

Area kompetensi keterampilan klinis perlu dilatihkan sejak awal hingga akhir pendidikan kedokteran secara berkesinambungan sehingga dalam melaksanakan praktiknya, seorang lulusan dokter menguasai keterampilan klinis untuk mendiagnosis maupun melakukan penatalaksanaan masalah kesehatan. Keterampilan klinis dapat ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan. Berdasarkan piramida Miller terdapat 4 tingkatan kemampuan untuk menilai keterampilan klinis seorang dokter, yaitu : 

Berikut pembagian tingkat kemampuan menurut Piramida Miller dan alternatif cara mengujinya kepada mahasiswa :

1.     Tingkat kemampuan 1 
Peserta didik mampu menguasai pengetahuan teoritis termasuk aspek biomedik dan psikososial keterampilan tersebut sehingga dapat menjelaskan kepada pasien, keluarga, teman sejawat, serta profesi lainnya tentang prinsip, indikasi, dan komplikasi yang mungkin timbul. Keterampilan ini dapat dicapai mahasiswa melalui perkuliahan, diskusi, penugasan, dan belajar mandiri. Penilaiannya dapat dilakukan melalui ujian tulis.

2.     Tingkat kemampuan 2 
Mampu menguasai teoritis dari keterampilan ini dengan penekanan pada


 
Sumber : https://www.researchgate.net/



3.     Tingkat kemampuan 3 
Mampu menguasai pengetahuan teori dari keterampilan ini termasuk latar belakang biomedik dan dampak psikososial keterampilan tersebut, berkesempatan untuk melihat dan mengamati keterampilan tersebut dalam bentuk demonstrasi atau pelaksanaan langsung pada pasien, serta berlatih keterampilan tersebut pada alat peraga dan atau 

4.     Tingkat kemampuan 4 
Peserta didik mampu memperlihatkan keterampilannya tersebut dengan menguasai seluruh teori, prinsip, indikasi, langkah-langkah cara melakukan, komplikasi, dan pengendalian komplikasi. Selain pernah melakukan di bawah supervisi, pengujian keterampilan ini dapat dilakukan melalui 

Yang akan dibahas dalam post ini adalah ujian OSLER.


https://youtu.be/6Y8h7z5x1CE


         Ujian OSLER (uatu jenis ujian yang diberikan pada mahasiswa kepaniteraan klinik yang ada pada level 
      Pendekatan klinis OSLER lebih dalam dari Mini CEX karena OSLER selain mengobservasi , peserta didik melakukan pemeriksaan langsung kepada pasien, namun juga melanjutkan dengan ujian lisan. Seperti Mini CEX peserta didik berkesempatan memeriksa pasien dengan kompetensi dokter umum lalu setelah itu peserta didik akan membuat status ujian lalu kembali menghadap penguji untuk kemudian digali pengetahuannya seputar kondisi penyakit pasien.

·      The 10 items cover all aspects of working up a long case
·      The process of history taking, examination, and management of patients is observed
·     In addition to observation during history taking, communication skills are also evaluated

10 items in OSLER
History taking
1.     Pace and clarity of presentation
2.     Communication process
3.     Systematic approach
4.     Establishment of case facts
Physical examination
1.     Systematic approach
2.     Examination technique
3.     Establishment of correct findings
Management
1.     Appropiate investigations in logical sequence
2.     Appropiate management plan
3.     Clinical acumen

OSLER bertujuan untuk menilai kemampuan klinik peserta kepaniteraan dalam menghadapi kasus tertentu secara komprehensif. Penilaian dilakukan sekitar 20-30 menit dimana penilai akan menilai 10 butir penilaian yang terdiri dari 4 butir anamnesis (kecepatan dan kejelasan anamnesis, kemampuan komunikasi, pendekatan yang sistematik, dan mendapatkan fakta sesuai kasus), 3 butir pemeriksaan fisik (pendekatan sistematik, teknik pemeriksaan, dan penemuan fisik yang sesuai), dan 3 butir lainnya (investigasi yang sesuai, pemberian terapi atau manajemen yang sesuai, kemampuan peserta dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah).

Sumber :


 Akhir kata saya sebagai penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan yang telah diberikan oleh  Semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat kepada rekan-rekan sejawat dan kepada adik-adik di pre-klinik. Apabila ada salah kata sekiranya agar pembaca dapat memberikan kritik dan masukan. 




1 comment:

  1. AJO_QQ poker
    kami dari agen poker terpercaya dan terbaik di tahun ini
    Deposit dan Withdraw hanya 15.000 anda sudah dapat bermain
    di sini kami menyediakan 9 permainan dalam 1 aplikasi
    - play aduQ
    - bandar poker
    - play bandarQ
    - capsa sunsun
    - play domino
    - play poker
    - sakong
    -bandar 66
    -perang baccarat (new game )
    Dapatkan Berbagai Bonus Menarik..!!
    PROMO MENARIK
    di sini tempat nya Player Vs Player ( 100% No Robot) Anda Menang berapapun Kami
    Bayar tanpa Maksimal Withdraw dan Tidak ada batas maksimal
    withdraw dalam 1 hari.Bisa bermain di Android dan IOS,Sistem pembagian Kartu
    menggunakan teknologi yang mutakhir dengan sistem Random
    Permanent (acak) |
    Whatshapp : +855969190856

    ReplyDelete